Penerapan Prinsip 5C dalam Pemberian Kredit Pensiun di Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Pembantu Manado Taspen
DOI:
https://doi.org/10.61132/nuansa.v4i3.2791Keywords:
5C Principles, Pension Loan, Credit Analysis, Bank Mandiri Taspen, Non-Performing LoansAbstract
This study aims to identify and analyze the application of the 5C principles (Character, Capacity, Capital, Collateral, and Condition of Economy) in the process of disbursing pension loans at Bank Mandiri Taspen Manado Taspen Sub-Branch Office. Pension loans are one of the bank's flagship products offered to retired customers, with repayment sourced from their monthly pension income. Despite the relatively certain repayment source, an assessment of prospective debtors' eligibility remains necessary to minimize the risk of non-performing loans. This research employs a descriptive qualitative method, with data collected through interviews, observation, and documentation involving bank personnel directly responsible for pension loan analysis and approval. The results indicate that Bank Mandiri Taspen Manado Taspen Sub-Branch Office has consistently applied the 5C principles at every stage of the pension loan process, including the assessment of the prospective debtor's character, repayment capacity based on pension slips, capital and other existing obligations, collateral in the form of the pension decree (SK Pensiun) and savings passbook, and prevailing economic conditions that may affect the customer's ability to repay. The application of these 5C principles has proven effective in reducing the risk of non-performing loans and maintaining the overall quality of the pension loan portfolio. This study is expected to serve as an evaluative reference for the bank in enhancing the effectiveness of its credit analysis process, particularly within the pension loan segment.
Downloads
References
Bank Indonesia. (2005). Peraturan Bank Indonesia Nomor 7/2/PBI/2005 tentang Penilaian Kualitas Aktiva Bank
Budiadyani, & Arlita. (2023). Risiko kredit bermasalah (Non-Performing Loan) dalam aktivitas perkreditan perbankan.
Djuarni, W., & Pondianty, W. A. (2023). Analisis prinsip 5C dalam pemberian kredit guna bhakti untuk meminimalisir kredit bermasalah pada Bank BJB Kantor Cabang Pembantu Banjaran. AR-RIHLAH: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah, 3(2), 101–104.
Fakhrinie, A. I. (2020). Analisis penerapan prinsip 5C untuk meminimalisir kredit macet pada PT. Mandala Multifinance Tbk, Cabang Martapura. KINDAI: Kumpulan Informasi dan Artikel Ilmiah Manajemen dan Akuntansi, 16(3), 385–402.
Hariyani, I. (2010). Restrukturisasi dan penghapusan kredit macet. PT Elex Media Komputindo.
Herawati, Purwanti, & Basuki. (2024). Bank sebagai lembaga kepercayaan dan agen pembangunan (agent of development) dalam sistem keuangan Indonesia.
Kartika, D. (2021). Implementasi prinsip kehati-hatian dalam kredit pensiun.
Kasmir. (2014). Bank dan lembaga keuangan lainnya (Edisi Revisi). PT RajaGrafindo Persada.
Kasmir. (2019). Analisis laporan keuangan (Edisi Revisi). PT Raja Grafindo Persada.
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. SAGE Publications.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Nugroho, F. (2023). Model penilaian kredit berbasis risiko pada kredit konsumtif.
Otoritas Jasa Keuangan. (2019). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 40/POJK.03/2019 tentang Penilaian Kualitas Aset Bank Umum.
Otoritas Jasa Keuangan. (2021). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12/POJK.03/2021 tentang Bank Umum.
Purba, et al. (2024). Perbankan sebagai lembaga perekonomian dan kontribusinya bagi kemakmuran rakyat.
Puspita, R. (2022). Efektivitas analisis character dalam pemberian kredit konsumtif.
Republik Indonesia. (1992). Peraturan Pemerintah Nomor 76 Tahun 1992 tentang Dana Pensiun Pemberi Kerja.
Republik Indonesia. (1992). Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1992 tentang Dana Pensiun.
Republik Indonesia. (1998). Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan.
Sadhita, R. M., & Nawarcono, W. (2024). Analisis penerapan prinsip 5C dalam pengambilan keputusan pemberian kredit pada PT. BPR UGM Yogyakarta. Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Kewirausahaan, 20(1), 57–64.
Samsita, et al. (2021). Prinsip 5C sebagai panduan strategis analisis kredit dalam memahami profil risiko debitur.
Sitompul, M. G., Yunarti, & Musfirah. (2024). Implementasi prinsip 5C dalam penanganan kredit bermasalah pada PT BPR Hasamitra Cabang Pangkep. Jurnal Yuridis Unaja, 7(1).
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D.
Sumarna. (2019). Pengertian bank sebagai badan usaha penghimpun dan penyalur dana masyarakat.
Sutrisno. (2023). Risiko gagal bayar pada kredit pensiun dan pentingnya analisis kredit yang komprehensif.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Nuansa : Publikasi Ilmu Manajemen dan Ekonomi Syariah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






