Pengaruh Penerapan Coretax, Kualitas Sistem Informasi Perpajakan dan Sanksi Perpajakan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi di KPP Pratama Bekasi Utara
DOI:
https://doi.org/10.61132/rimba.v4i3.2649Keywords:
Coretax Implementation, Digital Taxation, Individual Taxpayer Compliance, Quality of Tax Information System, Tax SanctionsAbstract
This study aims to examine and analyze the partial and simultaneous effects of Coretax implementation, the quality of taxation information systems, and tax sanctions on individual taxpayer compliance at KPP Pratama Bekasi Utara. Employing a quantitative research design with a causal method, the population in this study covers all Individual Taxpayers registered at KPP Pratama Bekasi Utara. Based on the purposive sampling method, a research sample of 100 respondents was obtained. Primary data were collected through the distribution of questionnaire instruments using a 1-4 Likert Scale. The data analysis technique applied is multiple linear regression analysis, processed using SPSS software. The partial t-test results indicate that: (1) Coretax Implementation has a positive and significant effect on Taxpayer Compliance (t-count = 2.801; Sig. = 0.006); (2) Taxation Information System Quality has a positive and significant effect on Taxpayer Compliance (t-count = 2.557; Sig. = 0.012); and (3) Tax Sanctions have a positive and significant effect on Taxpayer Compliance (t-count = 3.339; Sig. = 0.001). Furthermore, the F-test results demonstrate that Coretax implementation, taxation information system quality, and tax sanctions simultaneously affect taxpayer compliance (F-count = 35.240; Sig. < 0.001). The Adjusted R-Square value of 0.509 indicates that 50.9% of the variation in taxpayer compliance can be explained by the three independent variables, while the remaining 49.1% is explained by other factors outside this research model.
Downloads
References
Ajzen, I. (1991). The Theory of Planned Behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211.
Allingham, M. G., & Sandmo, A. (1972). Income Tax Evasion: A Theoretical Analysis. Journal of Public Economics, 1(3-4), 323–338.
Bela, A., & Kurnia, K. (2023). Optimalisasi Penerimaan Pajak dan Stabilitas Ekonomi Nasional Jangka Panjang. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 15(2), 112–125.
Direktorat Jenderal Pajak. (2024). Laporan Perkembangan Kesiapan Coretax Administration System (CTAS) dan Integrasi Data Perpajakan. Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Eliyani, N. (2025). Analisis Kendala Validasi Data NIK-NPWP dan Dampaknya Terhadap Kepatuhan Pelaporan SPT Tahunan. Jurnal Administrasi Perpajakan, 9(1), 34–48.
Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25 (Edisi 9). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Gunadi, G. (2025). Restrukturisasi Sistem Administrasi Perpajakan Modern: Keseimbangan Antara Teknologi dan Hak Wajib Pajak. Jurnal Hukum dan Perpajakan, 12(1), 88–101.
Gunawan, R., & Utami, S. (2025). Otomatisasi Data dan Efisiensi Pelaporan Melalui Coretax System pada Wajib Pajak Orang Pribadi. Jurnal Riset Perpajakan, 6(1), 15–29.
Hidayat, T. (2025). Keandalan Infrastruktur Digital dan Dampaknya Terhadap Perilaku Patuh Wajib Pajak. Jurnal Teknologi Informasi dan Akuntansi, 7(1), 50–63.
Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cikarang Selatan. (2026). Laporan Kinerja (LAKIN) Tahun Anggaran 2025. Direktorat Jenderal Pajak.
Lestari, P., Wahyuni, S., & Rahmad, A. (2023). Pengaruh Stabilitas Portal Perpajakan Digital Terhadap Tingkat Kepercayaan Wajib Pajak. Jurnal Perpajakan Indonesia, 7(2), 102–115.
Marfiana, N. (2025). Evaluasi Efektivitas Coretax Administration System dalam Meningkatkan Akurasi Pelaporan Wajib Pajak. Jurnal Kajian Akuntansi dan Perpajakan, 8(1), 41–55.
Nugraha, A. (2023). Sanksi Perpajakan Sebagai Instrument Koersif dalam Mengawal Sistem Self-Assessment. Jurnal Hukum dan Kebijakan Publik, 5(2), 77–90.
Nugroho, H., & Kurnia, D. (2020). Analisis Psikologis Wajib Pajak Terhadap Ketegasan Sanksi Administrasi Perpajakan. Jurnal Perilaku Keuangan dan Akuntansi, 4(1), 22–35.
Nurhayati, C. (2025). Dampak Penerapan Coretax Administration System Terhadap Ketepatan Waktu Pelaporan SPT. Jurnal Ilmiah Akuntansi, 10(1), 101–114.
Panjaitan, M., & Yuna, E. (2024). Masa Transisi Integrasi NIK Menjadi NPWP dan Implikasinya Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak. Jurnal Reformasi Administrasi Pajak, 11(2), 143–158.
Pramanaswari, D., Kusuma, I., & Arifin, Z. (2025). Konsep Kontribusi Wajib dan Fungsi Vital Pajak Bagi Pembangunan Nasional Indonesia. Jurnal Kebijakan Publik dan Perpajakan, 6(1), 1–14.
Prasetyo, B., & Handayani, T. (2024). Efek Deterrent Sanksi Perpajakan dalam Meningkatkan Disiplin Pelaporan Keuangan. Jurnal Akuntansi Multi-Paradigma, 11(3), 200–213.
Pratama, A. (2023). Digitalisasi Layanan Perpajakan dan Pengaruhnya Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Secara Umum. Jurnal Finansial dan Pajak, 5(2), 89–101.
Pratama, M. (2025). Otomatisasi Sistem Deteksi Dini dan Efektivitas Sanksi Perpajakan Modern. Jurnal Riset Keuangan Negara, 7(1), 65–78.
Rahayu, S. (2020). Perpajakan Indonesia: Konsep dan Aspek Formal. Rekayasa Sains.
Ramadhan, F. (2025). Risiko Terdeteksi dan Perilaku Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi dalam Ekosistem Digital. Jurnal Akuntansi dan Pajak, 26(1), 33–46.
Sari, D. (2025). Responsi Vitas Portal Digital Perpajakan dan Implikasinya Terhadap Kepatuhan Formal Sukarela. Jurnal Administrasi Keuangan, 13(1), 91–105.
Sari, D., & Rahayu, S. (2024). Kualitas Sistem Informasi Perpajakan dan Tingkat Kepuasan Pengguna Portal DJP Online. Jurnal Manajemen Perpajakan, 8(2), 130–144.
Sekaran, U., & Bougie, R. (2017). Metode Penelitian untuk Bisnis: Pendekatan Pengembangan-Keahlian (Edisi 6). Salemba Empat.
Setiawan, B., Utomo, P., & Hartati, S. (2021). Peran Sanksi Administrasi dan Sanksi Pidana dalam Menegakkan Kepatuhan Pajak. Jurnal Hukum Bisnis, 10(1), 55–68.
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Rimba Riset Ilmu manajemen Bisnis dan Akuntansi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






